Panen Coklat untu Ekonomi Keluarga

  • Whatsapp

DONGGALA – Seorang warga Desa Bakubakulu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi, terlihat tengah sibuk memanen coklat di kebunnya, dibantu seorang anggota TNI yang tengah mengerjakan tugas dalam pelaksanaan TMMD 104 TAHUN 2019 Reguler ke-104, ia nampak semangat mengambil coklat tersebut.

Luasan perkebunan di Desa Bakubakulu menjadikan potensi buah-buahan sangat menjanjikan, termasuk buah coklat yang tengah diambil oleh Aswat (53).

Hanya menggunakan tangan kosong dan sebuah sabit Aswat terlihat sangat cekatan mengambil coklat.
Memanen coklat merupakan pekerjaan sambilan Aswat, dimana kesehariannya bekerja sebagai tukang bangunan, namun pekerjaan sampingannya Tek bisa dianggap enteng.

Paslanya dari coklat, Aswat bisa merauk keuntungan ratusan ribu rupiah dalam tempo beberapa bulan saja, adanya coklat yang bisa ia jual menjadikan pemasukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga bertambah.

Diterangkan oleh Aswat, ia menjual coklat dengan harga Rp 25 ribu per kilo saat ini.

“Kalau tukang bangunan hanya mendapatkan Rp 70 ribu saja. Jadi kalau ditotal saya bisa membawa uang Rp 100 ribu, jika setiap hari bisa menjual coklat satu buah,” katanya, Rabu (20/03/2019).

Dikatakannya penghasilan tersebut terbilang lumayan, dan hingga kini ia bisa mencukupi kebutuhan keluarga dengan hasil tersebut.

“Coklat ia jual ke seorang pengepul di Desa Kapiroe, dimana akan dijual kembali ke pasar manca negara sampingan menjual coklat bisa menjadi tambahan yang sangat membantu bagi keluarga saya,” paparnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *