Satreskrim Polrestro Jakbar Tembak Mati Ketua Geng Motor Gabores

  • Whatsapp
Jasad MM alias Tompel, Ketua Geng Motor Gabores yang ditembak mati aparat Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat karena berusaha menyerang petugas dengan clurit saat hendak ditangkap.

Jakarta – Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menembak mati Ketua Geng Motor Gabores (Gabungan Bocah Rese), MM alias Tompel (27), di kawasan CNI Kembangan, Jakarta Barat,  Kamis (14/3) pekan lalu.

Pria muda yang dikenal sebagai begal sadis itu terpaksa diberi timah panas lantaran menyerang petugas dengan clurit saat hendak ditangkap.

“Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku menyerang petugas dengan clurit yang disimpan pelaku di balik tasnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi ketika dikonfirmasi, Senin (18/3).

“Namun sayang, saat dibawa ke rumah sakit nyawa pelaku tidak dapat tertolong,” tambahnya.

Selain MM, polisi juga mengamankan pelaku lain yakni, AI alias KI (20). AI diciduk di Jalan Gunung Galunggung 12 Blok E13 Gg. Satro RT 05/15, Cengkareng, Jakarta Barat, empat hari sebelum polisi hendak menangkap MM.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, terbongkarnya kasus ini setelah petugas melakukan pengembangan pasca-penangkapan tiga bocah begal yang ditangkap terlebih dahulu. Dari ketiganya polisi mendapatkan informasi nama MM dan AI.

“MM ini merupakan otak dari kelompok ini. Dia merancang pembegalan,” kata Edi kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (18/3).

Kanit Krimum Polrestro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra turut menambahkan, para pelaku merupakan kelompok Gabores.

Mereka kerap berjalan malam hari menggunakan sepeda motor dan mencari korbannya alias ‘kijang’.

“Pelaku kerap melukai korbannya. Termasuk Ivan yang luka saat itu,” kata Dimitri.

Dilanjutkannya, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap MM lantaran mencoba melukai anggota kepolisian.

Bermodal celurit, terus Dimitri, pelaku mengancam akan melukai petugas yang kala itu tengah menggerebek.

Ayunan celurit, lanjutnya, sempat melukai anggota. Beruntung saat itu anggota sempat menghindar dan celurit itu kemudian tak mengenai polisi.

“Karena tembakan peringatan tak diindahkan, kami terpaksa melakukan tindak terukur. Pelaku akhirnya tewas di rumah sakit,” Dimitri menandaskan.

Sebelumnya pejalan kaki, Ivan Surya Saputra (23), tewas dibacok pembegal saat melintas di bawah flyover Pesing Jalan Daan Mogot, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 4 Maret 2019 lalu.

Saat ditemukan warga, jenazah Iwan terluka di bagian dada.

Dari kejadian itu polisi menangkap tiga pelaku yang masih berusia di bawah umur yakni, DO (17), AD (16), dan RO (17) di beberapa tempat terpisah. fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *