Kodam Jaya Gelar TMMD Ke-104 Kodim Bekasi

  • Whatsapp

Jakarta – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-104 tahun 2019 kembali dihelat. Untuk wilayah Kodam Jaya/Jayakarta, TMMD kali ini digelar di Kelurahan Jati Sari, Kecamatan Jati Asih, Kota Bekasi yang masuk dalam wilayah Kodim 0507/Bekasi, Korem 051/Wijayakarta.

Resmi dibuka oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam upacara pembukaan di Lapangan Sepakbola Jatisari, Kelurahan Jatisari, Selasa (26/02) kemarin.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Kepala Penerangan Kodam Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Kristomei Sianturi menerangkan, TMMD merupakan wujud operasi bhakti TNI, bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilakukan secara terpadu, lintas sektoral, antara TNI dengan Kementerian, Lembaga Non-Kementerian, Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya.

“Dasarnya UU Nomor 34 Tahun 2004, tentang TNI, UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, UU Pemerintahan Daerah Nomor 32 tahun 2004, Peraturan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2005-2009 dan Surat Menteri Dalam Negeri RI tentang Pedoman Penyususan Anggaran APBD untuk Program TMMD, dan terakhir adalah SK Menhankam/Pangab tentang Pengesahan buku pola dasar konkritisasi Kemanunggalan TNI dan Rakyat dan Pola Operasional TNI ABRI Masuk Desa,” jelasnya, di kantornya, Jakarta, Rabu (28/02/2019).

Ia menerangkan, program ini dilaksanakan bersama dengan masyrakat, dilakukan serentak di seluruh Indonesia untuk mendukung akselerasi pembangunan nasional hingga ke pelosok daerah.

Proses perencanaannya dilakukan bertahap, mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat pedesaan dengan skala prioritas. “Kemudian kita teliti bersama, dipadukan dengan program pemerintah daerah,” jelasnya.

Ditambahkan olehnya, pembangunan non-fisik dalam bentuk penyuluhan tidak kalah pentingnya dengan program pembangunan fisik.

“Seperti tahun ini, sesuai dengan tema TMMD kali ini, kita buatkan penyuluhan untuk menangkal, mengantisipasi hoaks yang berkonten memecah belah dan penguatan karakter serta wawasan kebangsaan. Tentunya semangat gotong royong, sinergitas nilai-nilai persatuan,” tutup Kristomei. frynang

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *