Perjalanan Rohani Tertunda, PT HMT Selesaikan Masalah Teknis di Lapangan

Direktur Utama PT HMT Tour and Travel, Ronny Benyamin Tambayong.
banner 468x60

Jakarta – Perusahaan perjalanan wisata, PT Hidup Makmur Terencana (HMT) Tour and Travel melayangkan surat pemohonan maaf kepada para anggota PT HMT Tour and Travel atas ketidaknyamanan terkait penundaan keberangkatan peserta tur rohani ke Israel.

Surat permohonan maaf tersebut dikeluarkan Legal Department PT HMT Tour and Travel, Andre Victor, SH, MH dan Mohammad Hasan, SH, Sabtu (23/2).

Dalam rilisnya, manajemen PT HMT Tour and Travel juga memberitahukan kepada para anggota perihal terjadinya masalah ketidaksesuaian paket oleh agen yang menjamin perjalanan tur di Hollyland, Israel. Akibatnya, keputusan untuk menunda keberangkatan pun mesti dilakukan.

Kejadian tersebut diakui PT HMT berdampak pada operasional perusahaan. Untuk itu, kepada para anggota, pihak managemen PT HMT Tour and Travel memohon maaf atas penundaan keberangkatan dan ketidaknyamanannya.

Selain itu, pihak managemen PT HMT  juga meminta kepada anggota untuk memberikan waktu penyelesaian kendala-kendala yang terjadi di Israel, sekaligus juga akan bertanggungjawab  untuk menjadwalkan keberangkatan enam bulan ke depan.

“Namun bila anggota tidak mau dijadwalkan keberangkatan kembali, maka Managemen PT HMT  akan melakukan proses pengembalian dana anggota,” kata Andre Victor, SH, MH dan Mohammad Hasan, SH selaku Legal Department PT. HMT Tour and Travel.

“Oleh karenanya, anggota  yang meminta kembali dananya silakan mengajukan pengembalian dana ke managemen PT HMT,” sambung mereka.

Secara terpisah, Direktur Utama PT HMT Tour and Travel, Ronny Benyamin Tambayong juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas penundaan keberangkatan yang terjadi Jumat  (22/2) malam.

“Sebenarnya segala sesuatunya sudah dipersiapkan dengan baik, termasuk tiket perjalanan, pesawat pulang pergi sudah disiapkan. Namun saat ini, kebetulan saya sedang berada di Yerusalem bersama dengan HMT, dan kami melihat ada beberapa kendala yang terjadi. Kami lihat hal ini dapat mengganggu kenyamanan, kepuasan bapak ibu dalam perjalanan secara rohani,” papar Ronny Tambayong melalui pesan video Whatappsnya, Sabtu (23/2).

Oleh sebab itu, ia melanjutkan, pihaknya memutuskan untuk menunda sementara keberangkatan guna lebih memastikan agar perjalanan berikutnya bisa berlangsung dengan baik.

Selain itu, pihaknya juga akan menyelesaikan masalah-masalah tehnis di lapangan bersama partner HMT di Hollyland, agar semua dapat berjalan dengan baik.

”Sekali lagi kami mohon maaf, kebetulan saya masih ada di Yerusalem. Belum bisa menemui secara langsung bapak dan ibu. Ada perwakilan kami dari manajemen, Andre Victor Nainggolan yang akan berjumpa dan berbicara langsung  untuk menyampaikan hal-hal terkait masalah ini secara langsung,” kata Ronny.

“Kami akan berangkatkan kembali bapak ibu dalam waktu 2 – 3 bulan, atau mungkin waktu yang diajukan kepada kami.”

“Sekali lagi, kami akan bertanggungjawab untuk hal ini dan meminta maaf atas penundaan keberangkatan ini,” pungkasnya. (ed)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *