Kapolres dan Bupati Lumajang Netralisir Gejolak Warga Desa Jugosari

  • Whatsapp

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH bersama Bupati Lumajang H Toriqul Haq turun langsung ke Desa Jugosari Kecamatan Candipuro yang sedang bergejolak, Selasa (19/02/2019).

Sesampai di lokasi, baik Kapolres maupun Bupati Lumajang langsung mendengarkan aspirasi dari warga. Para warga yang telah berkumpul ini menuturkan bahwa beberapa hari yang lalu para sopir sempat mengintimidasi masyarakat agar membuka blokade jalan yang membuat truk pengangkut pasir tak bisa melewati jalan tersebut. Akhirnya warga pun membiarkan jalan kembali dilalui oleh truk tersebut.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Para sopir ini berdalih, bahwa pemerintah Kabupaten Lumajang telah melanggar janjinya bahwa akan membangunkan jalan khusus bagi armada pasir tersebut, yang mana tak melewati perkampungan milik warga.

Namun faktanya, Dinas Pekerjaan Umum selaku yang bertanggung jawab dalam pembangunan jalan ini, hanya kurang merampungkan 1,2 Km saja dan akses khusus untuk armada tambang dapat digunakan secara total.

AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan kepada warga agar tetap menahan diri dan tidak gegabah dalam menanggapi hal ini.

“Negara ini adalah Negara hukum. Jangan sampai hal yang tidak kita inginkan seperti kasus Salim Kancil dulu terulang kembali di wilayah Lumajang,” ujarnya.

“Biarkan semua permasalahan kami yang menangani. Kalaupun memang ingin beraspirasi, kami siap memediasi. Tetapi ingat pesan saya, jangan sampai membuat kerusuhan, apalagi memprovokasi yang menyebabkan kegaduhan ditengah tengah masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyatakan bahwa Polri siap mengawal pembangunan jalan khusus armada pasir tersebut.

“Saya disini sebagai Kapolres Lumajang tak memihak kepada siapapun, tetapi saya berdiri untuk masyarakat. Saya pribadi dan juga Polri siap mengawal pembangunan jalan tersebut agar selesai terbangun sesuai dengan janji pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Lumajang Toriqul Haq menyampaikan bahwa pihak Dinas Pekerjaan Umum akan digenjot agar pengerjaan proyek jalan baru tersebut dapat sesegera mungkin rampung.

“Semua yang ada disini adalah warga saya yang sangat saya cintai. Saya mengimbau agar tak saling intimidasi diantara warga. Pengerjaan jalan ini hanya menyisakan 1,2 KM saja. Jadi saya mengimbau agar seluruh warga bersabar,” sambungnya.

Ia pun menjanjikan bahwa pemerintah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum akan mempercepat pengerjaan jalan sampai rampung semua sehingga warga tak perlu lagi risau jalanan masih dipenuhi armada truk pasir.

“Namun demikian, saya meminta agar warga lebih bersabar,” terang Bupati di depan warga.

Akhirnya, jalan desa tersebut pun kembali ditutup untuk armada pengangkut pasir dan operasi tambang pasirpun harus menunggu hingga jalan khusus tersebut selesai dibangun. fer

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *