167 Siswa Latja SPN Lido Bakal Digembleng Polrestro Jakbar dan Polsek Jajaran

  • Whatsapp
Acara kedatangan dan serah terima 167 siswa Latja di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat kedatangan 167 siswa Latja dari SPN Lido Diktuk BA T.A 2018  yang bakal ditempatkan serta digembleng di Mapolres Metro Jakarta Barat dan polsek jajaran.

Didampingi Kaden Siswa, Kompol Tri Waluyo, para siswa Latja langsung mengikuti apel pagi bersama seluruh jajaran anggota lainnya di halaman Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (14/2) pagi.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan berlanjut dengan acara penerimaan Latja yang dihadiri seluruh pejabat utama di Mapolres Metro Jakarta Barat.

Pendamping dari masing-masing perwakilan kemudian menandatangani serah terima siswa dengan Kabag Sumda, AKBP Widiastuti Chasanah Putri.

Dalam sambutannya, AKBP Widiastuti Chasanah Putri mengatakan, sejak tanggal 14 hingga tanggal 23 Februari mendatang Polres Metro Jakarta Barat dan seluruh polsek jajaran resmi menampung 167 siswa Latja.

Untuk floating penempatan, sebanyak 20 siswa akan ditampung Polsek Metro Tamansari dan masing-masing 21 siswa di tujuh polsek jajaran lainnya. Kemudian untuk pendamping ditempatkan satu personel serta Danton Pendamping sebanyak dua personel.

“Kegiatan ini adalah salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembekalan dalam rangka menghasilkan brigadir polisi dalam tugas umum,” kata Widiastuti.

“Kita ingin melahirkan personel brigadir polisi yang punya sikap, perilaku, pengetahuan, ketrampilan dasar teknis dan taktis sebagai polisi tugas umum,” sambungnya.

Dikatakannya lagi, pelaksanaan tugas polisi pada umumnya adalah memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polisi harus bisa sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang profesional, bermoral, modern, humanis dan dipercaya masyarakat.

“Untuk itu kami berharap apa yang siswa pelajari melalui perwira pembimbing teknis bisa menjadikan Polri lebih dicintai oleh masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:

Lebih lanjut, ia juga berharap perwira pengawas dan pendamping serta para siswa Latja yang akan melaksanakan Latja di Polres Jakarta Barat dan polsek jajaran bisa mematuhi semua aturan dan menjalaninya dengan penuh keikhlasan.

“Siswa latja selama 9 hari harus melaksanakan serah terima jaga dan terampil dalam pengawalan,” kata Widiastuti.

“Siswa juga harus mampu menangani konflik, pelayanan prima kepada korban, dan jangan mengikuti kegiatan penangkapan kasus kriminal atau narkoba.”

“‎Siswa juga tak boleh keluar komando Polsek tanpa pendampingan mentor. Dilarang jajan atau menerima makanan dari pihak luar, kecuali dari Polsek tempat latja. Jika  ‎bertemu keluarga harus dengan izin Kapolsek,” tuntas Widiastuti. bem

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *