Polsek Tanjung Duren Amankan Satu dari Dua Pelaku Penjambretan Depan RS Royal Taruma

0
Pelaku penjambretan berinisial RF yang diamankan aparat buser Polsek Tanjung Duren.

Jakarta – Satu dari dua pelaku penjambretan berhasil diamankan aparat Polsek Tanjung Duren saat beraksi di depan RS Royal Taruma, Jalan Daan Mogot Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Pelaku yang tertangkap berinisial RF (18). Sementara yang berhasil kabur dan sedang diburu diketahui berinisial BGS.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe Patabang Birana menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 8 Februari lalu sekitar pukul 05.30 WIB.

Korban yang berinisial AM (20), yang tengah menunggui keluarganya yang sedang dirawat keluar sebentar dari rumah sakit untuk merokok dan mengusir kepenatan.

“Saat sedang merokok di depan rumah sakit, tiba-tiba dua pelaku yang berboncengan motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi B 44XX BOD menghampiri korban berpura-pura menanyakan arah ke Tanjung Priok,” kata Lambe di Mapolsek Tanjung Duren, Selasa (12/2).

Oleh korban, lanjut Lambe, korban memberi tahu jalan ke arah Tanjung Priok dengan isyarat tangan. Namun pelaku berinisial BGS berpura-pura tak paham. Ia lalu meminta ditunjukkan jalan ke arah Tanjung Priok melalui GoogleMap di ponsel milik korban.

“Saat korban menunjukkan GoogleMap di ponselnya, tiba-tiba BGS berusaaha merampas. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pelaku, namun akhirnya ponsel dalam genggaman korban terlepas karena dada sebelah kanannya disikut pelaku,” urai Lambe.

Kedua pelaku kemudian berusaha kabur namun nahas, motor yang ditunggangi keduanya terjatuh saat baru berjalan sejauh 10 meter.

Kedua pelaku kemudian berusaha kabur namun korban mengejar sambil berteriak, “jambret…jambret…jambret…

“Teriakan korban tersebut didengar anggota buser Polsek Tanjung Duren yang sedang melakukan observasi pagi. Keduanya langsung dikejar dan satu berhasil ditangkap atas nama RF,” kata Lambe.

BACA JUGA:

Dari tangan RF, petugas menyita satu unit ponsel merek Samsung warna putih dan motor Honda Beat yang dikendarai pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, oleh penyidik RF dikenakan Pasal Pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. bem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here