Kapolres Lumajang : Tim Cobra Tidak Akan Segan Tembak Pelaku Kejahatan

banner 468x60

LUMAJANG – Menjabat sebagai orang nomor satu di lingkungan Kepolisian wilayah Lumajang, AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban, S.H., SIK, MM, MH., langsung membuat Tim Cobra yang tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kriminal jika memang dibutuhkan serta membahayakan petugas.

Dalam 2,5 bulan masa kepemimpinannya ini, petugas dari Polres Lumajang telah memuntahkan 15 tembakan kepada para pelaku criminal street crime yang selama ini meresahkan masyarakat Lumajang.

Muat Lebih

banner 300250

Pelaku kriminal yang dihadiahi timah panas oleh Tim Cobra Polres Lumajang bentukan Kapolres AKBP M. Arsal Sahban ini dikelompokkan beberapa kasus, yakni 5 orang kasus begal, 3 orang kasus pencurian hewan, 4 orang kasus curanmor, 2 orang kasus pemerkosaan anak dibawah umur dan 1 kasus pembunuhan disertai pencurian.

Menurut Arsal, diantara yang dilumpuhkan dengan timah panas oleh tim Cobra, adalah tersangka Rohmat si raja tega spesialis begal dan perampokan yang terkenal sadis merupakan jaringan Lumajang dengan 14 TKP kriminal yang sudah di identifikasi, serta 2 pelaku curanmor (pencurian motor) jaringan Jember atas nama Minil serta Sultanto yang merupakan residivis yang baru keluar 4 bulan dari penjara.

Dapat dikatakan, begal masih menjadi yang tertinggi dalam hal kriminal di Lumajang yang harus di hadiahi timah panas dengan persentase sebanyak 34% disusul peringkat dua adalah pencurian hewan dengan persentase 20% sisanya kejahatan lainnya.

AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menyampaikan telah memerintahkan dengan tegas kepada anggotanya untuk tidak segan menembakkan senjata kearah pelaku jika memang diperlukan.

“Dengan tegas, saya perintahkan kepada tim Cobra untuk tidak segan menembak para pelaku kriminal. Jika memang sudah sangat membahayakan petugas maupun masyarakat, saya perintahkan silahkan diantar ke ruang jenazah,” tandasnya.

Lebih lanjut, pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini mengatakan ingin membentuk wajah garang kepolisian terhadap pelaku kriminal, namun humanis terhadap masyarakat yang taat aturan.

“Kampanye penembakan tegas terhadap pelaku kejahatan bukanlah usaha kami untuk masuk ke ranah pelanggaran HAM. Ini adalah wujud nyata kami, Polri sebagai garda terdepan pemberantas kejahatan. Juga merupakan shock therapy kepada pelaku lain agar segera kembali ke jalan yang benar,” ujarnya.

“Kami tak akan pernah kehabisan peluru untuk membersihkan pelaku kejahatan kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang. Kami tidak akan pernah menyerah untuk perang terhadap para pelaku kriminal,” tambahnya.

Sementara itu Katim Cobra Polres Lumajang yang juga Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra menambahkan, akan terus memburu para pelaku kejahatan dimanapun berada.

“Instruksi dan semangat Kapolres akan kami jabarkan di lapangan. Akan kami buru terus pelaku kejahatan di Lumajang. Tidak ada tempat bagi pelaku kriminal di Lumajang,” pungkas Hasran Cobra. @ferry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *