Mantap, Satpas SIM Tangerang Kota Layani Pembuatan SIM di Luar Jam Kantor

banner 468x60

Tangerang – Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota diduga melakukan skema pembuatan SIM di luar prosedur seharusnya.

Di luar jam operasional kantor, masyarakat pemohon ternyata masih dilayani untuk membuat berbagai jenis SIM.

Hasil penelusuran dan investigasi wartawan di lapangan berhasil mendapatkan temuan tersebut.

Seorang pemohon, sebut saja AD, mengaku diminta datang ke Satpas SIM pukul 05.20 WIB.
Ia datang untuk mengurus pembuatan SIM C.

Setibanya di lokasi, oleh salah seorang oknum petugas dirinya cuma diminta lima lembar fotocopy KTP dan uang tunai Rp450.00 untuk mengurus pembuatan SIM.

Setelah syarat yang diminta dipenuhi, oknum petugas tersebut kemudian membawa AD ke dalam untuk proses foto. Tak sampai dua menit, SIM C yang diinginkan sudah diterima AD.

“Enak banget ngurus SIM di Polrestro Tangerang Kota, mbak. Cuma hitungan menit SIM langsung jadi. Yang penting mau datang pagi saja sebelum kantor buka,” ucapnya semringah.

Selain AD, hal yang sama juga dialami pemohon berinisial FS.

Ia diminta datang sekitar pukul 05.30 WIB untuk mengurus pembuatan SIM A.

Sama seperti AD, ia pun dimintai lima lembar fotocopy KTP berikut uang Rp550.000 karena keinginannya membuat SIM A.

Tak sampai dua menit setelah diajak masuk ke ruangan untuk foto, SIM A yang diinginkan sudah ia genggam.

“TOP dah, Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota. Banyak kemudahan untuk bisa dapat SIM. Ga kayak bikin SIM di Daan Mogot yang ribet dan ketat sama aturan,” katanya.

“Di sini harganya juga ga terlalu mahal. Pengorbanannya cuma datang lebih pagi sebelum kantor buka. Bayar, masuk foto, jadi deh,” sambungnya.

Dikatakan, informasi mudahnya membuat SIM di Tangerang Kota ia dapat dari rekan kerjanya. Ia diminta rekan kerjanya untuk langsung datang ke Satpas SIM dan bicara dengan petugas yang pertama ditemuinya.

“Jangan lewat calo kata temen saya. Langsung datang aja sebelum kantor buka dan temui petugas di sana. Nanti juga langsung diarahin,” aku FS.

“Ternyata benar setelah saya praktikkan. Saya bisa dapat SIM dengan cepat dan ga bertele-tele. Ga pakai tes kesehatan, ujian teori dan praktik. Bayar, foto, langsung jadi,” ucapnya lagi.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Ojo Ruslani belum memberikan komentar terkait temuan proses pembuatan SIM yang tak lazim ini.

Konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan Whatsapp hanya dibaca namun tak ditanggapi.

Setali tiga uang juga sikap yang ditunjukkan Kanit Regident Polres Metro Tangerang Kota, AKP Harry Setyo Utomo. Upaya konfirmasi yang dilakukan tak berbalas hingga berita ini ditayangkan. fer

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *