Dandim Dampingi Forkopimda Tulungagung Lepas Pawai Hari Santri Nasional

banner 468x60

Tulungagung – Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, S.I.P mendampingi Forkopimda Kabupaten Tulungagung memberangkatkan Pawai Ta’aruf yang diikuti 1.506 kendaraan dari masing-masing perwakilan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdatul Ulama (NU) se-Kabupaten Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2018 di halaman kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur no. 37 Tulungagung, Minggu (04/11/2018).

Acara pagi ini dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM serta Forkopimda, Pengurus Cabang NU Kabupaten Tulungagung baik dari jajaran Syuriyah dan Tanfidiyah beserta seluruh banomnya, Jajaran OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Ketua Ormas Islam se Kabupaten Tulungagung, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Muat Lebih

banner 300250

Pelaksanaan pawai ini dilaksanakan dengan start dimulai dari halaman kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur no. 37 Tulungagung dan finish di perempatan cuiri Desa Sidorejo Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyampaikan Selamat Hari Santri Nasional tahun 2018 kepada Keluarga Besar Nahdlatul Ulama, para kyai, para santri dan seluruh masyarakat Tulungagung, melalui momentum Hari Santri kali ini diharapkan para santri baik yang di pesantren atau di luar pesantren dapat memperkuat jiwa religius keislaman sekaligus jiwa nasionalisme kebangsaan.

“Dengan mewarisi semangat kebangsaan, para santri juga akan bersemangat dalam memperjuangkan keadilan serta memperjuangkan ilmu pengetahuan/teknologi demi kemajuan bangsa dan negara tercinta ini,” ujar Maryoto.

Pawai Ta’aruf pagi ini merupakan puncak pelaksanaan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2018 di Tulungagung. Semoga acara ini dapat menyatukan keberagaman untuk menjadi satu bangsa Indonesia. Dalam keragaman kita sebagai bangsa, baik keragaman suku, keragaman agama, maupun keragaman budaya melekat nilai-nilai untuk saling menghargai, saling menjaga toleransi, dan saling menguatkan tali persaudaraan antar anak bangsa.

Mengakhiri sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung berharap para santri selalu ingat dalam berjihad untuk bangsa, untuk tanah air dan untuk tumpah darah Indonesia, para santri agar selalu ingat dalam berjihad sebagaimana yang diwariskan oleh para kyai dan para tokoh agama. Kyai mengajarkan berjihad dengan cara yang ramah bukan dengan cara yang marah. Kyai selalu mengajak kepada kebaikan bukan mengejek.

“Kyai selalu mengajarkan berjihad dengan cara merangkul bukan memukul. Inilah pesan dan cara Kyai yang harus diteladani dan kita teruskan,” pungkasnya. ferry

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *