Tips Beternak Puyuh Alas Roban, Lokasi TMMD Batang

BATANG : Kasmono (44) peternak puyuh asal Desa Cluwuk Rt. 3 Rw. 2 Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, membeberkan tips tentang cara beternak puyuh sehingga mendapatkan omset puluhan juta rupiah. Mempunyai 3.500 ekor menghasilkan 3.000 butir/hari dengan harga jual 300 rupiah/butirnya.

Dijelaskannya singkat, pertama menyiapkan lokasi tepat jauh dari keramaian kendaraan ataupun aktivitas manusia. Kedua, udara di sekitaran kandang harus bebas dari polusi, ketiga adalah menyiapkan kandang dengan bahan kayu, bambu atau ram kawat dengan memperhatikan sirkulasi udara, tempat pembuangan kotoran, tempat penempatan pakan dan minum serta penempatan telur.

Ukuran kandang umumnya 2×0.5 meter dengan jumlah 5 tingkat. Setiap lantai diberikan penghalang seperti triplek guna menampung kotoran. Dindingnya bisa menggunakanan jaring yang berbahan dari kawat untuk membuat sirkulasi udara lebih baik. Kaki kandang harus ada agar bisa mencegah puyuh terkena air/lembab. Lubang tempat makan harus diperhatikan. Sedangkan untuk tempat minum, diletakkan disamping dan air minum diganti sebanyak 1 hari sekali, antara pagi/sore. Pembersihan kotoran dilakukan setiap 3-4 hari sekali.

Selanjutnya adalah memilih bibit unggul. Perawatan yang baik dengan pakan pelet, remah-remah dan juga tepung agar asupan gizi puyuh cukup. Pembuatan sanitasi dan pencegahan beberapa penyakit yang disebabkan virus ataupun bakteri dengan menyemprotkan pembunuh serangga pada sekitaran area kandang. Penerangan kandang, di tiap lantai adalah sebuah lampu pijar 5 watt.

“Kandang harus terkena sinar matahari, ini wajib karena puyuh harus terpapar sinar matahari pagi agar mendapat vitamin D pagi, selain menjaga kandang agar tidak lembab.” Terangnya kepada Serda Muchibin, Babinsa Koramil 12 Tulis Kodim 0736 Batang, yang coba memperkenalkan salah satu potensi warga sasaran TMMD, Desa Durenombo Kecamatan Subah dan sekitarnya. Sabtu (27/10/18). (spj)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *