Satgas TMMD: Bukan Pilihan Jadi Kuli Tapi Pengabdian Tulus Bagi Pertiwi

banner 468x60

BATANG – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Tahun 2018 Kodim 0736/Batang melaksanakan program fisik TMMD salah satunya bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dalam kegiatan itupun para prajurit berseragam hijau loreng harus rela turun secara langsung menjadi tukang bangunan maupun kuli, sampai proses pembangunan selesai milik Gemek Susanto (38) Desa Durenombo Kecamatan Subah Kabupaten Batang.

Bukan hanya sebatas satu atau dua hari saja, melainkan prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke 103 Batang, harus melakukan pembangunan rumah dari awal sampai tuntas. Dengan kata lain, mereka ‘merombak’ rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni bagi pemiliknya, Jumat (26/10/2018)

Muat Lebih

banner 300250

Pemandangan itu salah satunya terlihat di rumah Gemek Susanto, warga Desa Durenombo. Di situ terlihat sedikitnya empat prajurit TNI tengah menjadi kuli bangunan. Kendati menggunakan atribut TNI, mereka terlihat tidak canggung sama sekali menjadi kuli bangunan di satu dari 5 rumah tidak layak huni yang dibedah.

Prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ini begitu lihai dalam menggunakan peralatan tukang bangunan. Seperti, menyusun batako di atas semen yang sudah bercampur pasir bangunan. Sesekali mereka juga terlihat memperbaiki benang yang digunakan sebagai patokan dalam meluruskan bangunan.

“Ini rumah saya dibedah sama pak Tentara. Saya sangat bersyukur, karena sekarang menjadi bagus dan tentunya sangat nyaman untuk dihuni. Bangunan rumah saya jadi jauh menjadi lebih kokoh jika dibanding kondisi sebelumnya,” ucap Gemek Susanto. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *