Pelajar SMA Bintara Senang Didatangi Tentara dan Polisi

0

DEPOK – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 wilayah Kodim 0508/Depok dengan sasaran non fisik, memberikan materi wawasan kebangsaan (wasbang) dan penyuluhan kenakalan remaja di SMA Bintara, Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Kamis (25/10/2018).

Para pelajar didatangi TNI dan Polri, karena materi yang diberikan adalah wawasan kebangsaan dan kenakalan remaja, dengan menitikberatkan pada dampak globalisasi terutama penggunaan internet dan media sosial.

Perwira Pembinaan Mental Kodam Jaya (Bintaldam) Kapten Inf Agung Bintoro menyampaikan dampak globalisasi saat ini, semua akses informasi dan interaksi bisa dilakukan dengan jaringan internet atau di dunia maya, lewat media sosial.

Sedangkan IPTU Winam Agus dari Polresta Depok  memaparkan mengenai kenakalan remaja dan segala bentuknya. Hal yang menjadi tren saat ini, adalah banyak ditemukan kelompok pelajar yang hendak tawuran dengan kelompok pelajar lainnya, janjian lewat media sosial.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMA Bintara Murnianti memberikan apresiasi kepada jajaran TNI/POLRI yang telah membantu sekolah, memberikan materi wawasan kebangsaan lewat materi yang diberikan para pelajar lebih paham dan semakin merubah pemahaman pelajar tentang stigma, aparat yang sangar. Selaku kepala sekolah pihaknya berterimakasih dan berharap agar kegiatan serupa rutin dilaksanakan.

“Kami merasa senang dan bangga karena, sekolah kami di berikan kepercayaan oleh TNI/POLRI mendapatkan materi wawasan kebangsaan ini hal yang positif dan sangat bermanfaat bagi pelajar, mereka generasi muda yang harus di berikan bekal agar tidak mudah terpengaruh,” tambahnya.

Salah satu pelajar SMA Bintara, Arief merasa senang karena wawasan kebangsaan langsung di berikan oleh TNI/POLRI hal yang jarang dan pertama kali di peroleh menambah pengetahuan memacu semangat untuk giat belajar dan semakin cinta terhadap tanah air dan bangsa.

“Sebagai pelajar saya senang karena bisa mendapatkan materi langsung dari bapak tentara dan polisi, ini hal yang jarang dan pertama kali, ini juga buat kami tidak lagi takut kepada para aparat kepolisian, kami harap agar bisa terus diadakan,” jelasnya. frynang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here