Rela Tak Dibayar Hanya Untuk Melayakkan Rumah Tetangga 

BATANG – Adalah Samsudin (30) warga Dusun/Desa Durenombo Rt. 1 Rw. 2 Kecamatan Subah, tukang bangunan dengan penghasilan kotor 80 ribu/hari merasa senang bisa menyumbangkan tenaga dan ilmunya guna melayak hunikan tetangga RT. Senin (22/10/18).

Sangatlah tepat jika rumah tersebut dipilih Kodim 0736 Batang melalui data dari desa dengan urgensi dan skala prioritas, pasalnya sementara hanya 5 rumah penduduk yang ditargetkan di renovasi dalam program bedah RTLH TMMD Reguler 103.

Samsudin (kaos biru dengan rambut gondrong dikuncir) mengesampingkan pendapatannya atau bayaran jika dia sebagai tukang sewaan, semua demi menolong tetangganya kali ini. Dia juga membenarkan tentang kondisi keluarga Gemek Susanto (29) Rt. 3 Rw. 2, memang salah satu yang tidak mampu dalam hal ekonomi. Sehingga niatnya hanya mencari ibadah.

Tidak setiap hari tentunya menahkodai rumah Gemek, agar dapurnya tetap berasap, Samsudin beralih profesi menjadi pemecah batu kali, gunung dan memecahnya menjadi split, yang hasilnya akan dibeli oleh pihak desa sebagai makanan utama pembangunan jalan TMMD.

Terlihat dirinya bersemangat mengecor kolom praktis dan menaikkan dinding batako, bersama Praka Ngadimin perkuatan dari Yon Zipur 4 Tanpa Kawandya dari Ambarawa (kaos hijau panjang bertuliskan Yong Moodo) serta rekannya Pratu Mulyadi (cadar hitam). (Aan).

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *