“Buruh Harian” Rela Terpangkas Pemasukannya Demi Rutilahu Tetangganya

banner 468x60

BATANG – Tak ingin dipuji bahkan digaji, Warno (45) buruh harian lepas Dusun/Desa Durenombo Rt. 1 Rw. 2 Kecamatan Subah, bersama Yasir tetangganya (45) buruh pembajak sawah, rela mengorbankan pekerjaannya separuh hari demi membantu merekonstruksi Rutilahu TMMD Reguler 103 Batang.

Gemek Susanto (29) warga Rt. 3 Rw. 2, bersama istrinya Dwi Murjanah (23), pemilik rumah yang dibedah merasa sangat bersyukur atas luhur budi keduanya. Demi membantu keluarga tersebut, penghasilan mereka berkurang dari 50-120 ribu upah kerja. Keduanya bertugas menyiapkan spesi yang diaduk menggunakan bantuan concrete mixer atau molen untuk diberikan kepada tukang, Serka Wachono, Serka Mudiharso serta tukang tetangga dalam mengisi bestek mengecor sloof.

Menggunakan kaos warna hijau lengan kuning, Warno terlihat lincah dan bersemangat memainkan perannya tersebut, sebelum paruh hari akan digantikan warga lainnya. Pasalnya, dia dan Yasir akan melanjutkan tugasnya menafkahi keluarganya sendiri.

Terlihat juga Zaenal Arifin (40) memakai topi merah, Karyawan PTPN IX Siluwuk Subah membantu kedua Satgas TMMD sebagai pelayan tukang.

“Orang boleh berhenti bekerja, namun molen harus bermain nonstop demi pencapaian target rehab TMMD yang pelaksanaannya hanya 30 hari merampungkan 5 rumah warga yang akan ditutup 14 November mendatang. Di hari Ke-3 ini, progres rehab Rutilahu Gemek telah mencapai 10 persen.” tegas Wachono.

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *