Mencengangkan, Polisi Temukan Banyak Senpi Ilegal di Apartemen Korban Bunuh Diri

Kapolrestro Jakbar, Kombes Pol Hengki Haryadi (tengah) menunjukkan senapan serbu Karabin MP4 kaliber 56 yang tersimpan di apartemen korban bunuh diri.
banner 468x60

Jakarta – Seorang pria bernama Ommy Waisa Andrian (43), dilaporkan dan ditemukan tewas bunuh diri menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol Hunter CZ di kediamannya, Apartemen Mediterania, Tower 2 Unit Kenanga, lantai 25 KF, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (17/10).

Demikian informasi dan laporan awal yang diterima Polres Metro Jakarta Barat dari keluarga korban. Namun informasi tersebut berubah mencengangkan tatkala polisi datang melakukan olah tkp.

Dari ruangan apartemen korban, tak disangka-sangka polisi malah mendapatkan sejumlah senpi berikut ratusan peluru dari berbagai kaliber.

“Penemuan berbagai senpi bersama ratusan peluru beberapa kaliber dari tempat korban bunuh diri jadi fenomena mengejutkan buat kami,” aku Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan di Mapolrestro Jakbar, Rabu (17/10) sore.

“Seluruh senpi yang kami temukan hampir dipastikan ilegal tanpa surat. Kalau korban hidup bakal dijerat UU Darurat karena kepemilikan ilegal,” sambungnya lagi.

Beberapa senpi yang ditemukan di apartemen korban di antaranya sepucuk senapan serbu standar militer jenis Karabin MP4 kaliber 5.56 buatan Amerika Serikat, pistol Bareta Tomcat, pistol Hunter CZ, 42 butir peluru kaliber 56, 198 butir peluru kaliber 45, dan 12 butir peluru kaliber 9.

“Bisa dibayangkan korban yang warga sipil bisa menyimpan senapan serbu standar militer berikut pelurunya. Kita akan dalami temuan ini untuk mendapatkan fakta- fakta baru, termasuk memburu pemasoknya,”  Kombes Hengki berjanji. bem

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *