Pengamanan Proses Pemilu, Polda Metro Jaya Bakal Kerahkan 2/3 Kekuatan Personel

banner 468x60

Jakarta – Polda Metro Jaya akan mengerahkan sekitar 16 ribu atau sebanyak 2/3 dari kekuatan personelnya untuk pengamanan proses pelaksanaan Pemilu, baik pilpres maupun pileg 2019.

Pengerahan personel untuk pengamanan itu juga menjadi bagian dari Operasi Mantap Brata yang berlangsung sejak 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019 mendatang.

“Selama 379 hari kita akan sangat concern dan detail menjaga, mendeteksi, dan mengantipasi segala kemungkinan yang berpotensi mengancam stabilitas keamanan di masyarakat,” jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Azis di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (24/9) siang.

Dilanjutkan Idham, mengingat panjangnya durasi Operasi Mantap Brata, Polda Metro Jaya akan terus berkoordinasi dengan TNI dan Linmas untuk menjaga kebugaran personel.

“Jika dirasa mendesak untuk dibutuhkan di lapangan bisa jadi kita akan meminta bantuan TNI agar menerjunkan pasukan cadangan untuk memback-up kami,” aku Idham.

Dikatakannya juga, satuan pengamanan yang dikerahkan Polda Metro Jaya sebagai bagian dari Satgas Nusantara yang dicetuskan Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, itu dalam tugasnya juga akan bergerak melakukan antisipasi terorisme dan kampanye hitam.

“Antisipasi potensi aksi teror kami akan membackup Densus 88 Antiteror. Sedangkan antisipasi kampanye hitam kami sudah membentuk satgas untuk mendeteksi aktivitas media sosial yang mengarah ke kampanye hitam,” pungkas idham. bem

 

 

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *