Alumni Presidium 212 Gelar Diskusi

0


Jakarta, topikonline.co. id – Menjelang kampanye Pilpres dan Pileg 2019 yang akan datang beberapa hari ini, tidak dapat dipungkiri akan marak issue pro dan kontra dalam dunia politik terkini.

Kondisi politik yang panas tersebut memotivasi para alumni presidium 212 untuk mengadakan kegiatan Diskusi dengan tema “Peran Ulama Dalam Mensukseskan Pemilu 2019” bertempat di sebuah restoran di bilangan Warung Buncit Jakarta Selatan (20/01/2019). Tema ini diambil denganelihat fenomena gerakan #2019 ganti presiden dan dipersekusi Ulama di halang-halangi dakwahnya.

Menurut Siane Indriyani yang merupakan mantan anggota Komnas HAM, mengatakan bahwa untuk menjad presiden itu tidak perlu yang berpengalaman di pemerintahan.
“Sebenarnya untuk menjadi presiden, seseorang itu tidak harus yang sudah berpengalaman. Karena itu merupakan jabatan publik yang sebenarnya siapapun bisa menjadi presiden, tentunya dengan kriteria yang sudah disepakati bersama,” ujar Siane.
Dirinya mencontohkan Gus Dur dan Megawati, yang mengatakan “Siapa sangka mereka bisa jadi orang no.1 di Indonesia,” papar Siane, yang juga merupakan caleg dari Partai Gerindra.

Pembicara lainnya Drs.H.M.Jusuf Rizal dari LSM LIRA yang mantan wartawan menyebut sekarang harus pandai menyikapi berita hoax, ada juga yang sekarang hanya sekedar menulis disebut wartawan yang beritanya tidak mengikuti kaidah jurnalis sehingga beritanya menyesatkan masyarakat.
Jusuf mengharapkan Ulama menyebarkan berita-berita yang menyejukkan dan tidak memprovokasi masyarakat, karena Ulama itu ilmunya sudah tinggi.

Acara Diskusi Publik sekaligus konferensi pers yang dimoderatori Oleh Aminudin,SE.MM ini menghadirkan beberapa tokoh sebagai pembicara, diantaranya Drs. H.M. Yusuf Rizal, dan perwakilan dari aktivis (Mahasiswa).

“Kami berharap diacara ini memposisikan diri di tengah2”, cetus salah satu anggota alumni presidium 212. [Adang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here