Kodim Jakbar Laksanakan Upacara Harkitnas

banner 468x60

Grogol – Kodim 0503/JB melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-110, di Lapangan Makodim 0503/JB Jalan S. Parman No. 3 Kel. Tomang, Grogol Jakarta Barat, Senin (21/05/2018).

Dalam kesempatan tersebut Kasdim 0503/JB Mayor Inf M. Rizal pimpin Upacara dan membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Muat Lebih

banner 300250

Harkitnas yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Semangat kebangkitan nasional tidak boleh memudar, namun justru semakin penting bagi kehidupan berbangsa kita hari ini. Semangat itu sudah tercetus 119 tahun yang lalu, ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun hingga saat ini tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati bangsa Indonesia.

“Ketika rakyat beinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa. Bersatu adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita cita yang sangat mulai. Boedi Utomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal primordial yang mendorong tumbuhnya semangat Nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama Kemerdekaan,” ujarnya.

“Generasi Bonus Demografi yang kebetulan juga beirisan dengan Generasi Millenial kita sebut juga dengan sama terpapar oleh massifnya perkembangan tehnologi. Alhamdulilah, kita mencatat bahwa tak sedikit anak muda kreatif yang mampu menaklukan gelombang digitalisasi (Internet Medsos, Situs Web dan Layanan Multimedia Aplikasi Ponsel) dengan cara mencari berkah. Oleh sebab itu mari kita jauhkan dunia digital dari pemecah belah dan konten konten negatif, agar anak anak kota bebas berkreasi, bersilahturahmi, berekspresi dan mendapat manfaat darinya,” katanya.

Ia juga menjelaskan, tidak ada satu pihak yang tanggung jawabnya lebih besar dari pada yang lain untuk kali ini. Pepatah aceh mengatakan : Pikulan Satu Dipikul Berdua, Rapat Rapat Seperti Biji Timun Suri artinya kira kira : kita harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama merapatkan barisan jangan sampai terpecah pecah demikian juga dalam konteks menghadapi digitalisasi.

Di akhir amanat Kasdim mengatakan, dulu kita bisa dengan keterbatasan akses pengetahuan dan informasi dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, terhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan kedaulatan bangsa. (ferry)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *