Khitanan Massal Jadi Sasaran Non Fisik TMMD Ke-101 Kodim Polmas

Polewali Mandar – Puluhan anak-anak Desa Lenggo mengikuti khitanan massal yang digelar dalam rangka kegiatan sasaran non fisik TMMD ke-101 Kodim 1402/Polmas di Desa Lenggo Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (13/04/2018).

Sebanyak tiga puluh orang anak-anak Desa Lenggo yang dikhitan tersebut dilaksanakan di Dusun Lenggo 2 mengkhitankan 14 anak dan di Dusun Lenggo 1 sebanyak 16 anak.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setia Arianto selaku Dansatgas TMMD ke-101 wilayah Kabupaten Polewali Mandar mengatakan, ada beberapa kegiatan non fisik yang dilaksanakan dalam rangka Pogram TMMD ke-101 yang dipusatkan di Desa Lenggo kecamatan Bulo ini diantaranya yaitu Baksos khitanan massal.

“Kegiatan bhakti sosial khitanan massal ini bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu serta menciptakan kesetaraan derajat masyarakat dari ketertinggalan yang ada desa Lenggo ini yang menurut informasi dari bidan desa bahwa masih banyak anak-anak di desa ini yang dikhitan oleh dukun,” ujar Letkol Arh Dedi Setia.

Dia juga mengajak masyarakat Desa Lenggo untuk menghindari khitan lewat dukun karena di desa sudah ada bidan desa yang bisa melakukan khitan secara medis dan lebih steril.

Sementara itu Kepala Desa Lenggo Andi Rusli Amin menambahkan, masyarakat Desa Lenggo sangat terbantu dengan kehadiran TMMD di desanya karena banyak sekali kegiatan yang sangat membantu masyarakat selain dari kegiatan pembangunan jalan, Duiker, Rumah dinas sekolah bakhan jamban untuk warga salah satunya kegiatan non fisik yaitu khitanan massal ini.

“Selama ini masih banyak anak-anak di desa ini yang disunnat oleh dukun bukan sama bidan desa dengan alasan kalau sama dukun lebih cepat sembuh dan prosesnya cepat,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa kebiasaan di desa ini juga banyak anak-anak disunnat setelah masuk SMP untuk menghindari pernikahan usia dini.

“Saya meminta kepada masyarakat agar anak-anaknya jangan terlalu cepat dikhitan karena kalau sudah dikhitan itu sudah minta menikah walau usianya masih sangat belia, ini juga yang menyebabkan banyak perceraian karena usia mereka belum dewasa untuk menikah,” pungkasnya. (ferry)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *