LP3D Bekasi Serukan Deni Santo Dicopot dari Jabatan Kakantah Kabupaten Bekasi

  • Whatsapp
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi, Deni Santo.

Bekasi – Sejumlah persoalan mendera Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bekasi di bawah kepemimpinan Deni Santo di triwulan pertama 2018. Mulai dari operasi tangkap tangan (OTT) tiga pegawai pertanahan dengan barang bukti uang tunai Rp10 juta dan rekaman CCTV, hingga mencuatnya konflik internal atasan bawahan di Seksi Penataan Pertanahan (P2).

Persoalan lain yang juga turut memperkeruh suasana adalah terungkapnya penjualan map permohonan ke masyarakat di koperasi karyawan. Belum lagi termasuk pola pelayanan di front office yang sumpek dan tak membuat nyaman pemohon.

“Manajemen Kantah Kabupaten Bekasi di bawah pimpinan Deni Santo seperti sedang galau. Banyak hal aneh terjadi di sana. Sampai-sampai dalam satu bulan pun terjadi dua perubahan pola untuk menerima tamu dan pemohon,” tukas Ketua Dewan Pembinaan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan Daerah (LP3D) Bekasi, Jonly Nahampun, beberapa waktu lalu.

“Bulan Maret lalu, contohnya, sempat diterapkan tamu dan pemohon harus menitipkan tas agar bisa naik ke atas. Tapi masih di bulan sama polanya berganti lagi. Tamu dan pemohon harus menitipkan KTP untuk bisa naik ke atas,” imbuhnya lagi.

“Kebijakan layanan umum seperti apa itu? Sampai-sampai melebihi ketatnya pemeriksaan untuk masuk ke gedung KPK,” cetusnya geram.

BACA JUGA:

Atas berbagai persoalan yang terjadi dan ketidaknyamanan yang diterapkan ke tamu dan pemohon itu, lanjut Jonly, LP3D Bekasi menyerukan kepada Kakannwil Jawa Barat dan Inspektorat Wilayah I Kementerian ATR/BPN untuk merekomendasikan pencopotan Deni Santo dari jabatannya.

“Kami juga berencana dalam waktu dekat akan menggerakkan masyarakat, bahkan mahasiswa untuk melakukan aksi demo damai ke Kantah Kabupaten Bekasi. Kami ingin lebih tegas menyuarakan tuntutan kami agar Deni Santo dilengserkan dari jabatannya sebagai kepala Kantah Kabupaten Bekasi,” seru Jonly.

“Deni Santo terbukti tak punya kemampuan manajerial yang bagus untuk menjadikan Kantah Kabupaten Bekasi lebih baik dari sebelumnya.”

“Dan dia juga tidak korperatif dan komunikatif terhadap banyak elemen masyarakat di Bekasi. Padahal dia sudah satu tahun menjabat sebagai pimpinan di Kantah Kabupaten Bekasi,” tegasnya lagi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *