Dandim Jakarta Pusat : TNI Harus Netral Dalam Pemilu

Kemayoran – Dalam menghadapi tahun politik yang diisi dengan pemilu legislatif dan pilpres yang akan datang, TNI harus netral.

Demikian dikatakan oleh Letkol Czi Ridwan Ali Abdul, S.sos, M.sc, M.A., selaku Pgs Kasdim 0501/JP BS yang mewakili Dandim 0501/JP BS Letkol Inf Edwin Adrian Sumantha, saat memimpin acara kegiatan Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pilkada di Wilayah Kodim 0501/JP BS TA. 2018, di Aula Makodim, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2018).

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Kegiatan Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pilkada ini bertujuan untuk menyegarkan ingatan dan mengajak para Prajurit dan Keluarga Besar TNI untuk bersikap Netral dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2018,” ujarnya saat membacakan amanat Dandim 0501/JP BS.

Pilkada serentak sendiri akan digelar di 171 daerah terdiri dari 17 Provinsi, 115 Kabupaten dan 39 Kota yang tersebar diseluruh Indonesia pada 2018 ini. “Untuk selaku aparat kita perlu melakukan pemetaan potensi konflik disertai koordinasi yang intensif dengan aparat penegak hukum dalam upaya mengantisipasi gesekan horizontal di masyarakat,” ungkap Dandim.

Dalam kegiatan tersebut selain Prajurit dan ASN Kodim turut hadir pula prajurit dari satuan tetangga yaitu Puspenerbad, Dittopad, Ditkuad, Yonbekangad 3 serta ormas FKPPI, PPM dan anggota Persit KCK Cabang XV PD Jaya.

Dandim juga mengingatkan, dalam tahun politik tersebut untuk menjaga sikap dan tidak melibatkan diri dalam politik praktis. “TNI tidak boleh terlibat dan mendukung secara langsung atau tidak langsung salah satu peserta Pemilu/Pilkada,” tegasnya. (ferry)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *