IMA Sumsel Harus Jadi Alat Pemersatu untuk Kemajuan Sumsel

Pengurus IMA Sumsel periode 2017-2022.

Jakarta – Indonesia Marketing Association (IMA) Sumatera Selatan diharapkan bisa menjadi alat pemersatu masyarakat Sumsel yang berasal dari berbagai suku yang ada di sepanjang bentangan Sungai Batanghari Sembilan. Karena hanya dari persatuan dan kerjasama di antara suku-suku itulah Sumsel bisa memeroleh kemajuan sebagai sebuah daerah.

Demikian disampaikan Ketua Umum IMA Sumsel, Muddai Madang dalam sambutannya di acara perkenalan pengurus IMA Sumsel 2017-2022 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Jumat (16/2).

Susunan pengurus IMA Sumsel periode 2017-2022

“Sumber Daya Alam yang kita miliki memerlukan sumber daya manusia yang punya kemampuan dan pengalaman untuk mengelolanya. Pengelolaan itu butuh kerjasama yang kuat sebagai sumber bagi kemajuan masyarakat Sumatera Selatan,” kata pria yang juga menjabat Wakil ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Dilanjutkan Muddai, keberadaan dan eksistensi IMA Sumsel sangat diharapkan untuk memberikan manfaat yang positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumsel.

Pola memberikan peningkatan kesejahteraan itu bisa dilakukan melalui usaha-usaha yang disusun bersama semisal, training dan pendampingan pelaksanaan entrepreneurship (kewirausahaan).

“Selain itu IMA Sumsel juga bisa menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan dan BUMN. Kita juga bisa mengusahakan untuk mendapat akses beasiswa bagi anak-anak kita untuk meneruskan pendidikannya,” kata Muddai.

Turut hadiri dalam acara perkenalan ini sejumlah tokoh dan pengusaha nasional asal Sumsel seperti, Jimly Assidiqie, Marzuki Alie, Chandra Motik, Aqlani Maza, dan Rajab Semendawai. iwan

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *