Subdit 6/Ranmor Ungkap Peredaran Dollar Palsu

Jakarta  Subdit 6/Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pemalsuan mata uang Dollar Amerika (USD), sebanyak 3.000 lembar Dollar Amerika pecahan 100 USD atau senilai Rp 3,9 miliar.

Kasus tersebut terungkap dari informasi masyarakat terkait akan adanya transaksi uang palsu di depan SMP PGRI Serpong, Tangerang Selatan pada Kamis (18/01) lalu. Polisi kemudian menindak lanjuti informasi tersebut dan menangkap dua orang yakni AS dan DP.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Saat ditangkap, kedua orang ini membawa 3.000 lembar uang kertas Dollar AS pecahan 100 USD,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (01/02/2018).

Kedua pelaku mengaku bahwa uang tersebut diperoleh dari tersangka YM. Polisi kemudian menangkap YM di rumah kontrakannya di Cibodas, Tangerang.

“Kemudian YM ini mengaku bahwa dia membeli uang tersebut dari tersangka IS seharga Rp 16 juta untuk 3.000 lembar uang Dollar Amerika palsu tersebut,” tuturnya.

Dari YM, polisi melakukan pengembangan dan menangkap tersangka R di Cibetok, Gunung Keler, Kebu, Tangerang, pada tanggal 23 Januari 2018. R mengaku mendapatkan uang itu dari O (masih DPO).

Pada saat yang sama Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam Indradi menambahkan, para tersangka tidak menggunakan media sosial atau ‘beriklan’ untuk memperjual-belikan uang palsu itu.

“Jadi mereka sistemnya dari mulut ke mulut. Ini masih akan kami dalami terus untuk mencari tersangka O di mana dia memproduksi uang palsu ini,” tambah AKBP Ade Ary.

Sementara itu Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonius Agus juga mengatakan, kemungkinan uang palsu itu digunakan untuk kejahatan lain. “Kemungkinannya ini digunakan untuk menipu,” lanjut AKBP Antonius Agus.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 245 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. (ferry)

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *