Polisi Ungkap Penipuan Masuk CPNS Capai 5,7 Miliar

banner 468x60

Semanggi – Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil mengungkap tersangka kasus penipuan dan penggelapan, H alias HB (57), rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) periode Juni 2010-Juni 2018, Selasa (13/08/2019).

Sekira Juni 2010, korban (GM) berkenalan dengan HB, yang mengaku sebagai PNS pada Kementerian Pendidikan Nasional dan punya akses untuk mengurus CPNS Honorer K2 dan mengurus orang menjadi CPNS Non Kategori.

Muat Lebih

banner 300250

Awalnya korban GM mendaftarkan anaknya EB untuk menjadi CPNS K2 di Walikota Jakarta Timur, kemudian disanggupi oleh HB.

“Untuk meyakinkan, HB menyuruh GM bersama anaknya EB menemuinya di kantor BKD lantai VI Balai Kota DKI Jakarta, diperlihatkan SK CPNS atas nama EB sebagai pegawai di walikota Jakarta Timur, namun SK tersebut belum diberikan karena belum di stempel,” ujar Kabid Humas PMJ Kombes Pol Argo Yuwono, kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Dikatakan, informasi soal HB yang bisa memasukkan orang sebagai CPNS tersebut beredar dari mulut ke mulut, sehingga banyak orang yang ikut mendaftar menjadi CPNS K2 mengikuti jejak GM.

“Sejak Juni 2010-Juni 2018, jumlah peserta yang mengikuti jejak GM sebanyak 99 orang,” ungkapnya.

Dari 99 orang tersebut, lanjut Argo, HB menerima uang sebesar Rp.5.731.000.000. Berdasarkan bukti berupa 128 lembar kwitansi.

“Jumlah uang yang diterima HB bertahap, dan setiap HB menerima uang langsung dipergunakan untuk berfoya-foya di sekitar Mangga Besar dan Kota,” jelasnya.

Tersangka ditangkap dirumah kontrakannya di Jatiraya, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Senin (29/07/2019).

Atas perbuatannya, HB diganjar dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP. frynang

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *