TNI-Polri Sangat Profesional, Proporsional dan Independen Kawal Pemilu Dari Kampanye Hingga Masa Tenang

banner 468x60

Jakarta – Secara umum proses Pilpres 2019, dari mulai kampanye hingga masa tenang sekarang ini berjalan aman. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sangat terjaga. Personel TNI Polri terlihat sangat profesional, proporsional dan independen dalam mengawal proses pesta demokrasi 2019 ini.

Demikian diutarakan oleh Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane, dalam rilisnya kepada topikonline, Senin (15/04/2019).

Muat Lebih

banner 300250

“IPW memberi apresiasi pada kinerja dan sikap profesional TNI-Polri ini. Meski demikian kesiagaan TNI-Polri ini diharapkan tetap terjaga hingga proses Pilpres 2019 tuntas, yang dimulai dari masa tenang, saat pencoblosan, saat penghitungan suara, pengumuman pemenang pilpres hingga pelantikan presiden terpilih,” ujarnya.

“Dalam proses ini TNI-Polri, khususnya Polri sebagai penanggung jawab keamanan sesuai UUD 45, perlu bertindak tegas dan jangan kompromi ataupun memberi peluang pada potensi gangguan keamanan,” katanya.

IPW menilai, potensi gangguan itu ada di beberapa daerah rawan, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Tengah, dan Papua. Potensi gangguan itu kian berkembang dengan adanya berbagai isu mulai dari sebelum pencoblosan hingga penghitungan suara di tingkat KPUD.

IPW melihat, Polri sudah mendata daerah daerah rawan itu, termasuk kelompok kelompok yang berpotensi melakukan gangguan keamanan. Namun diharapkan, keberadaan kelompok kelompok ini perlu “dikunci” dan begitu bergerak harus “disapu bersih” agar tidak menjadi preseden yang menyebar kemana mana.

“Antisipasi dan deteksi dini harus ekstra dilakukan Polri mulai dari sebelum pencoblosan hingga penghitungan suara di tingkat KPUD,” sambungnya.

Menurutnya, hal ini ekstra perlu dilakukan karena adanya kelompok kelompok yang tidak siap kalah dan mau menang sendiri.

“Dengan adanya manuver dari kelompok kelompok tertentu, Polri patut ekstra kerja keras melakukan antisipasi dan deteksi dini di masa tenang ini dan jangan memberi celah pada kelompok mana pun untuk bermanuver memicu gangguan Kamtibmas,” tambahnya.

Dikatakan, sikap profesional, proporsional dan independensi Polri dan TNI dalam proses Pilpres 2019 ini sangat diperlukan. Panglima TNI dan Kapolri perlu terus menerus memberikan jaminan independensi agar masyarakat makin yakin Pilpres2019 berjalan aman dan kondusif.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara dan pusat pemerintahan, dinilai sangat kondusif.

“Secara umum wilayah Jakarta sangat kondusif dan antisipasi maupun deteksi dini dilakukan jajaran Polda Metro dengan maksimal. Kinerja jajaran Polda Metro sangat terbantu oleh sikap masyarakat Jakarta yang memang sangat menginginkan pilpres yang damai,” pungkasnya. @red

banner 300x250
banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *