Lambat dan Semrawut Jadi Tagline Pelayanan Kantah Kota Bekasi di Awal 2018

0
Kantah Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Bekasi – Keluhan masyarakat jadi tagline utama aktivitas pelayanan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bekasi di awal tahun 2018. Berkas permohonan masyarakat yang harusnya sudah tuntas diselesaikan ternyata banyak yang masih ‘parkir’.

Selain itu, map permohonan yangsemestinya diberikan cuma-cuma ke pemohon juga masih diperjualbelikan dengan harga Rp15.000 per map.

“Semrawut pelayanan pertanahan di Kantah Kota Bekasi. Map permohonan diperjualbelikan di koperasi, urusan permohonan juga lambat diselesaikan dengan berbagai alasan,” keluh salah seorang pemohon warga Mustika Gading Timur, Kota Bekasi, Songa S kepada Topikonline.co.id, Sabtu (6/1) sore.

Dituturkan, dirinya mengajukan permohonan pendaftaran tanah pertama kali pengakuan/penegasan hak untuk sebidang tanah dengan luas 140 m2 pada Maret 2017. Berkas permohonan sudah lolos seleksi administrasi dan sudah diterbitkan Surat Perintah Setor (SPS) dengan nomor berkas 26887.

Namun begitu, “Sampai Januari 2018 penyelesaian permohonan yang saya ajukan masih nol. Berkas masih tersimpan di Kantah Kota Bekasi dan saya juga belum tahu kapan sertifikat yang saya mohonkan bisa diterbitkan,” cetusnya.

BACA JUGA: 

Selain mengeluhkan lambatnya pelayanan permohonan, Songa juga menyayangkan pola manajemen Kantah Kota Bekasi yang memperjualbelikan map permohonan ke masyarakat melalui koperasi karyawan.

Jika satu map saja dijual dengan harga Rp15.000, lanjut Songa, setidaknya ada pemasukan Rp750.000 per hari dari minimal 50 masyarakat pemohon.

“Itu kalau itungan kecil 50 permohonan setiap hari. Sementara untuk satu urusan saja kita butuh lebih dari satu map seperti yang saya alami di pengurusan permohonan,” katanya.

Menurut Songa, sepanjang yang dia tahu map pengurusan sebenarnya gratis diberikan ke pemohon sebagaimana yang sudah diterapkan di banyak kantor pertanahan.

Map pengurusan diberikan secara gratis sebagai bagian dari pelayanan kantor pertanahan ke masyarakat pemohon. Sayang pola pelayanan tersebut sepertinya tak cocok untuk diterapkan di Kantah Kota Bekasi.

Saat berita ini dibuat Kepala Kantor Pertanahan Kota Bekasi, Muhammad Irdan, masih belum bisa dikonfirmasi untuk dimintai tanggapannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here